04/05/2021
*ASURANSI*
Bila semuanya baik² dan kondisinya normal, maka asuransi adalah _biaya (yang konsumtif)_. Tidak membuat rasa senang, tidak memberikan kenyamanan, tidak ada apapun.
Asuransi menjadi sesuatu yang sangat diharapkan ketika _*hidup menjadi amat tidak pasti*_, karena terjadi musibah (risiko kehidupan).
Celakanya, _tidak ada yang bisa mengelak dari musibah_. Tiba² terjadi. Tiba² harus bayar tagihan rumah sakit. Tiba² meninggal dunia.
Ketika musibah terjadi, apalagi meninggal, bagaimana dengan aset
finansial??
Kalau bank tahu nasabahnya meninggal, maka semua hutang kartu kredit langsung jatuh tempo.
Kalau nasabah punya tabungan di bank,
maka tabungan itu dibekukan pada saat
bank tahu nasabah meninggal, dan akan
dipakai, pertama-tama, untuk bayar sisa hutang yang tersisa. Dan sisanya baru bisa dicairkan saat pengadilan sudah menetapkan siapa ahli waris yang berhak.
Kalau almarhum punya properti, butuh
penetapan pengadilan juga sebelum ahli waris
bisa mencairkannya. ltu juga jadi masalah kalau rumah yang mau dijual
adalah rumah tinggal penuh kenangan atau ahli warisnya banyak.
Jadi apa instrumen keuangan yang muncul saat musibah terjadi, yang menjadi penolong bagi kondisi arus kas,??
Hanya *asuransi jiwa*. Saat terjadi kematian, klaim bisa dilakukan.
Ketika semua investasi amblas dan hilang karena proses probation (proses hukum untuk mengesahkan kekayaan), *_hanya_ asuransi yang memberikan Uang Pertanggungan kepada ahli waris segera setelah tertanggungnya meninggal dunia.*
Ini adalah pokok utama yang harus dipahami agen asuransi.
*Asuransi _bukan investasi_*, juga _*bukan tabungan*_. Aspek terbaik dari Asuransi adalah *KEPASTIAN*, memiliki asuransi berarti masuk dalam kepastian.
Tidak ada instrumen keuangan lain yang
mampu memberikan kepastian seperti ini.
Lalu bagaimana dgn unit link??
Investasi pada unit link berguna untuk _meringankan pembayaran premi._ Sama sekali _*bukan pemberi kepastian*_ seperti pada asuransi dwiguna (endowment). Hasil investasi pada unit link bisa naik bisa turun tergantung harga pasar, oleh karena itu sebaiknya disetor tanpa cuti premi, sehingga polis unit link bisa memiliki 2 manfaat sekaligus: manfaat hidup & manfaat meninggal..
*KNOW YOU CAN*