18/04/2022
POST INI MENGANDUNG NILAI KEBIJAKSANAAN & INSIGHT.
Bagi yang tidak ingin menjadi bijak, skip aja yaa! :D
CERITA TENTANG GADIS-GADIS YANG BIJAKSANA DAN GADIS-GADIS YANG BODOH
Alkisah di suatu negeri terdapat suatu kebiasaan di pesta pernikahan ada iring-iringan atau arak-arakan dengan lampu ketika ketika pengantin laki-laki datang dan memasuki ruangan.
Yang mengiringi pengantin laki-laki tersebut adalah 10 gadis-gadis.
Sepuluh gadis tersebut terdiri dari 5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh.
Gadis bodoh membawa lampu TETAPI tidak membawa minyak cadangan.
Gadis bijaksana membawa lampu DAN menyiapkan serta membawa minyak cadangan di suatu wadah untuk jaga-jaga.
Sembari menunggu, lampu tetap menyala dengan terangnya. Pengantin laki-laki ini lamaaaaaaaa sekali datang, sehingga membuat gadis-gadis ini mengantuk dan tertidur lelap.
Pada tengah malam, dari jauh terdengar suara orang berseru "Pengantin laki-laki sudah datang!! Ayo berkumpul untuk menyambutnya...!!"
Sepuluh gadis tadi pun terbangun dan menyiapkan lampunya. Akan tetapi, lampu milik gadis-gadis bodoh tadi sudah hampir padam dan mereka TIDAK MENYIAPKAN cadangan minyak untuk dibawa ke lokasi pesta tersebut.
Gadis bodoh itu MEMINTA ke gadis-gadis bijaksana agar diberikan sedikit minyak, tetapi gadis bijaksana MENOLAK. Katanya kepada gadis bodoh "Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Pergilah ke tempat penjual minyak dan belilah minyak dari situ."
Akhirnya gadis-gadis bodoh tersebut pergi berlari mencari penjual minyak. Akan tetapi, pada saat mereka sedang mencari minyak, pengantin laki-laki sudah tiba di depan pintu masuk. Gadis-gadis bijaksana yang SUDAH SIAP, masuk berbarengan dengan pengantin laki-laki dan menikmati pesta tersebut. Pintu pun DITUTUP.
Lalu gadis-gadis bodoh berupaya dan berteriak untuk masuk ke dalam katanya "Buka pintunya, Tuan!" Tetapi tuan rumah menjawab "Aku tidak mengenal kamu!"
Mereka pun terlambat dan tidak dapat menikmati kebahagiaan pesta tersebut.
......................................................THE END...................................................................
Apa inti dan kesimpulan cerita ini?
Di dunia seringkali kita merasa bahwa semua hal berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan, tetapi pada kenyataannya, ada hal-hal yang di luar kendali kita seperti kedatangan pengantin laki-laki yang tiba-tiba dan tidak sesuai jadwal.
PENTING bagi kita! Demikian juga panggilan dan takdir di dunia ini pada saat kita TUA, SAKIT PARAH, KECELAKAAN, dan KECACATAN. Tidak pernah satupun orang menghendakinya, tetapi ibarat kedatangan pengantin yang terlambat itu, tugas dan kewajiban kita di hidup ini untuk menanggungnya TIDAK DAPAT KITA TOLAK. Life must go on!! Demikian bahasa kerennya...
Jadi apa yang harus kita tangkap dari pesan ini?
JADILAH GADIS-GADIS YANG BIJAKSANA tadi.....
Mereka menyiapkan cadangan minyak, yaitu TABUNGAN. Dalam hidup kita, pilihlah jalur MENABUNG yang BENAR, yang memberikan kita PERLINDUNGAN pada saat hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.
Karena jika kita tidak menyiapkannya sejak sekarang, kita bisa jadi sudah terlambat seperti gadis bodoh dalam cerita tersebut.
Ketika dia MINTA dari orang lain, tidak ada yang bersedia memberi karena mereka sendiri punya tanggung jawab dan kewajiban lain yang harus dituntaskan.
BERHEMATLAH DAN MENABUNG SECARA BIJAKSANA...
Apakah tabungan sudah siap kalau ternyata kita yang terpanggil untuk mengalami ujian?
Karena pada akhirnya Tuhan menginginkan kebahagiaan yang datang dalam hidup kita sehingga dengan harta kita, seharusnya kita bisa lebih banyak memberi dan beramal dan jadi berkat buat orang lain. Dengan demikian, upah yang kita terima adalah surga.
Kalau kita tidak punya, apakah kita bisa mengucap syukur, memiliki iman kepercayaan kepada Tuhan dan bahkan memberi ke orang lain? Atau justru sebaliknya? Kita mengutuki dan menyalahkan Tuhan atas hal buruk yang terjadi pada kita?
JIKA BUNDA ADALAH SEPERTI GADIS BIJAKSANA, KLIK LINK WEBSITE HALAMAN INI SEKARANG!
https://bit.ly/SiapinMasaDepanAnak
MENUNDA BERARTI MENUNJUKKAN KETIDAKPEDULIAN..