Cahaya Sukes

Cahaya Sukes kami jasa agen bisnis online trading melayani panggilan ke rumah anda khusus wilayah kota bandung��� bingung punya dana tapi takut usaha??

Permanently closed.

kami dari PT agrodana melayani bisnis online trading panggilan ke rumah anda untuk berpenghasilan puluhan juta bisa gabung di bisnis perdagangan berjangka panjang��� Yukk gabung aja di PT Agrodana ada pelatihanya juga ko semua lengkap untuk info lebih lanjut hubungki CS kami di 0831-5970-0039

23/08/2021

HSBC Morning Insights -
23rd of August 2021

Headlines : US market ends the week with a bang but still bleeding on weekly basis. Here's your ultimate morning briefing.

US 🇺🇸
DJIA: 35120.08/ +0.65%
S&P 500: 4411.67/ +0.81%
Nasdaq: 14714.66/ +1.19%
US 10Y : 1.255%
VIX : 18.56/ -14.35%

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan Jumat, 20 Agustus 2021. Akan tetapi, wall street cenderung melemah selama sepekan dipicu sentimen bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed).

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 225,96 poin atau hampir 0,7 persen ke posisi 35.120,08. Indeks S&P 500 bertambah 0,8 persen ke posisi 4.441,67. Indeks Nasdaq naik 1,2 persen ke posisi 14.714,66.

Tiga indeks saham utama cenderung melemah selama sepekan. Indeks Dow Jones turun 1,1 persen, sementara itu, indeks S&P 500 susut 0,6 persen dan indeks Nasdaq tergelincir 0,7 persen.

Saham teknologi diperdagangkan di zona hijau pada Jumat, 20 Agustus 2021 memberikan dukungan kepada pasar. Saham Microsoft, Cisco dan Salesforce termasuk yang mencatatkan penguatan terbesar di Dow Jones karena investor mengambil saham teknologi di tengah kekhawatirna tentang perlambatan ekonomi. Saham produsen chip naik dengan Nvidia menguat 5,1 persen.

Saham Tesla bertambah satu persen setelah produsen mobil listrik Elon Musk mengadakan AI day. Perushaaan meluncurkan custom chip baru dan berencana membangun robot humanoid. Saham Tesla turun 5,2 persen pada pekan ini karena investor khawatir tentang pertumbuhan di China, salah satu pasar utama produsen kendaraan listrik.

Pada pekan ini, harga WTI melemah lebih dari 9 persen, dan menekan saham energi. Saham DiamondBack Energy dan Valero Energy masing-masing turun hampir 9,9 persen dan 9,1 persen pada pekan ini.

Pejabat the Fed akan berkumpul untuk pertemuan tahunan di Jackson Hole, Wyoming pekan depan. Pelaku pasar akan menunggu informasi mengenai pembicaraan tapering atau pengurangan stimulus the Fed. Sejauh ini, semakin banyak central bankers yang mulai menyatakan untuk beralih dari easy policy.

EU 🇪🇺
FTSE 100: 7087.90/ +0.41%
DAX: 15808.04/ +0.27%
CAC 40: 6626.11/ +0.31%
Stoxx 600: 468.80/ +0.33%

Pasar Eropa ditutup menguat untuk sesi kali ini namun secara weekly basis, masih membukukan pelemahan tajam.

Indeks Stoxx 600 membukukan pelemahan 1.5% untuk minggu lalu, yang merupakan worst weekly performance sejak bulan Februari. Di sesi kali ini, Retail stocks memimpin arus penguatan.

German DAX index ditutup menguat setelah negara ini merilis bigger than expected jump di producer prices, yang naik 1.9% MoM pada bulan Juli.

Data British retail sales anjlok di bulan Juli sebesar 2.5% dari bulan sebelumnya. Beberapa ekonom berpendapat bahwa rainy weather dan global chip shortage memberikan impact cukup besar pada consumer behaviour last month.

Dari individual movers, Marks & Spencer topped gains di sesi-sesi awal dengan melonjak 14% setelah retailers ini menaikkan profit outlook mereka.

Asia
Nikkei 225: 27013.25/ -0.98%
Hang Seng: 28849.72/ -1.84%
Shanghai: 3427.334/ -1.10%
FTSE Sharia APAC ex JP: 3965.43/ -1.08%

Bursa Asia ditutup bervariasi dengan mayoritas melemah pada penutupan perdagangan Jumat (20/8/2021), setelah China memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya dan memperketat aturan sektor teknologi dengan meloloskan UU perlindungan data.

Hanya indeks Straits Times Singapura dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup di zona hijau pada hari ini. Indeks Straits Times ditutup menguat 0,51% ke level 3.102,75 dan IHSG melesat 0,64% ke posisi 6.030,77.

Sementara sisanya kembali ditutup di zona merah, bahkan kembali turun tajam pada hari ini. Indeks Nikkei Jepang ditutup melemah 0,98% ke level 27.013,25, Hang Seng Hong Kong turun 1,84% ke 24.849,72, Shanghai Composite China koreksi 1,1% ke 3.427,33, dan KOSPI Korea Selatan anjlok 1,2% ke 3.060,51.

Bursa saham Hang Seng dan China ditutup ambruk pada hari ini karena regulator setempat telah memperketat aturan sektor teknologi dengan meloloskan UU perlindungan data.

Sementara di Korea Selatan, ambruknya indeks KOSPI terjadi karena investor di Negeri Ginseng tersebut masih khawatir dengan perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) akibat penyebaran virus varian Delta.

Pemerintah Korea Selatan telah memperpanjang pembatasan jarak sosialnya selama dua pekan, dan kembali memperpanjang langkah-langkah darurat karena terus mencetak rekor penambahan kasus harian.

Adapun di Jepang, indeks Nikkei juga ditutup lebih rendah setelah perusahaan produsen kendaraan ternama di Jepang dan dunia, Toyota mengumumkan untuk memangkas produksi globalnya pada September tahun ini.

Dari individual movers, Toyota Motor mengatakan akan memangkas produksi globalnya untuk September 2021 sebesar 40% dari rencana sebelumnya.

Saham Toyota tergelincir 4,09%, sementara saham otomotif lainnya, yakni Honda Motor ambruk 4,84% dan Nissan Motor anjlok 7,25%. Perusahaan afiliasi Toyota, Denso jatuh 8,83% dan Aisin ambles 5,28%.

Indonesia 🇮🇩
IHSG: 6030.772/ +0.64%
LQ45: 855.040/ +0.51%
IDX30: 454.73/ +0.52%
IDX80: 121.386/ +0.67%
IDXTECHNO : 9827.904/ +0.43%
IDR Bonds 10Y Yield: 6.347%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 38,45 poin atau 0,64% ke 6.030,77 pada akhir perdagangan Jumat (20/8).
Sebanyak 278 saham naik, 204 saham turun dan 167 saham stagnan.

Lima indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan lima indeks sektoral lainnya melemah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah IDX Sektor Barang Konsumen Non Primer yang naik 1,21%, IDX Sektor Kesehatan naik 1,06% dan IDX Sektor Keuangan yang naik 1,03%.
Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Perindustrian yang turun 0,68%, IDX Sektor Energi turun 0,21% dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang turun 0,14%.

Total volume perdagangan sama di bursa hari ini mencapai 27,32 miliar saham dengan total nilai Rp 13,56 triliun.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) (7,77%)
2. PT XL Axiata Tbk (EXCL) (3,85%)
3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (3,69%)

Top losers LQ45 hari ini adalah:
1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) (-2,32%)
2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) (-1,86%)
3. PT Timah Tbk (TINS) (-1,73%)

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 156,86 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 449,1 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 196,9 miliar dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 84,5 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) Rp 273,7 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 102,1 miliar dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 61,1 miliar.

Sumber: Bloomberg, Reuters, CNBC, ipotnews, kontan

Hasil 23-08-2021🙏😇
23/08/2021

Hasil 23-08-2021🙏😇

19/08/2021

HSBC Morning Insights - 19th of Aug 2021
Headlines: The Fed is leaning toward tapering

US 🇺🇸
DJIA: 34960,69 (-1,08%)
S&P 500: 4400,27 (-1,07%)
Nasdaq: 14525,91 (-0,89%)
UST10Y: 1,26%
Wallstreet ditutup melemah dengan S&P dan Dow ditutup melemah lebih dari 1% setelah rilisnya risalah rapat pertemuan The Fed bulan lalu yang menunjukkan bahwa The Fed merasa tolok ukur ketenagakerjaan untuk mengurangi kebijakan moneter dapat dilakukan tahun ini. Risalah pertemuan Fed 27-28 Juli menunjukkan adanya perbedaan pendapat antara perhatian pada inflasi dan kebutuhan untuk mempersiapkan diri untuk mengatasinya, dan yang lain mengatakan itu akan memakan waktu, dan membutuhkan kesabaran dari The Fed, untuk membuat orang Amerika kembali bekerja. Fokus investor saat iki beralih pada pertemuan Jackson Hole pekan depan.

EU 🇪🇺
FTSE 100: 7169,32 (-0,16%)
DAX: 15965,97 (+0,28%)
CAC 40: 6770,11 (-0,73%)
Stoxx 600: 474,42 (+0,14%)
Pasar saham Eropa ditutup mixed karena investor mencermati data inflasi dan menantikan risalah dari pertemuan terbaru Federal Reserve. Data inflasi Inggris untuk Juli menunjukkan penurunan tak terduga menjadi 2% dan ekonom mengatakan hal tsb kemungkinan hanya sementara dan memperkirakan tren lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Inflasi zona euro Juli meningkat menjadi 2,2%, level tertinggi sejak Oktober 2018, angka tsb lebih tinggi dari target 2% ECB.

Asia
Nikkei 225: 27585,91 (+0,59%)
Hang Seng: 25867,01 (+0,47%)
Shanghai: 3485,2 (+1,11%)
FTSE Sharia APAC ex JP: 4087,46 (-0,07%)
Pasar saham Asia ditutup menguat pada perdagangan 18/7. Di China dan Hong Kong, penguatan ditopang oleh penguatan sektor keuangan dan tekhnologi setelah mengalami pelemahan terdalam pada hari Selasa yang disebabkan oleh rilisnya draft regulasi yang mengatur unfair competition dan melarang penggunaan data. Penguatan juga ditopang oleh pemerintah China yg berjanji akan mencegah risiko keuangan. Pertemuan Komite Sentral untuk Urusan Keuangan dan Ekonomi Selasa mengatakan upaya harus dilakukan untuk mencapai keseimbangan antara memastikan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan mencegah risiko keuangan. Di Jepang, penguatan Nikkei ditopang oleh penguatan saham defensif dan menghapus pelemahan yang terjadi selama 4 hari berturut-turut, namun perhatian pada varian delta masih membebani pergerakan pasar saham.

Indonesia 🇮🇩
IHSG: 6118,15 (+0,5%)
LQ45: 869,77 (+1,98%)
USDIDR: Rp14348 (-0,28%)
IDR Bonds 10Y Yield:
IHSG ditutup menguat 30,23 poin atau 0,50% ke level 6.118,15 setelah sempat melemah pada perdagangan sesi I, tapi berbalik arah menguat di sesi II hingga penutupan perdagangan. Penguatan IHSG ditopang penguatan tujuh dari 11 sektor. Sektor yang menguat antara lain keuangan 1,85%, sektor barang baku 1,61%, sektor perindustrian 1,04% dan sektor properti 0,85%. Sementara yang melemah antara lain sektor teknologi 5,10%, energi 1,68% dan sektor barang konsumen non primer 1,11%. Investor asing mencatat net buy sebesar Rp 872,57 miliar di seluruh pasar. Dari data ekonomi yang rilis, BPS menyatakan neraca perdagangan pada bulan Juli 2021 surplus sebesar USD2,59 miliar. Sementara untuk kinerja ekspor secara kumulatif sejak Januari - Juli 2021 terjadi surplus sebesar USD14,42 miliar. Nilai surplus ini lebih tinggi dibandingkan dengan nilai surplus di bulan-bulan sebelumnya. Kinerja ekspor pada bulan Juli 2021 sebesar USD17,70 miliar mengalami penurunan sebesar 4,53% dari bukan Juni sebesar USD18,54 miliar. Sementara jika dibandingkan periode Juli 2020 mengalami kenaikan sebesar 29,32% dengan nilai ekspornya sebesar USD13,69 miliar. Untuk kinerja impor pada periode tersebut sebesar USD15,11 miliar. Angka ini turun sebesar 12,22% (MoM) sebesar USD17,22 miliar. Sedangkan secara tahunan mengalami kenaikan 44,44% sebesar USD10,46 miliar.

Sumber: Bloomberg, Reuters, CNBC, ipotnews, kontan

*PERMATA DAILY MARKET UPDATE**16/08/2021*  *DOMESTIK*🇮🇩_IHSG -0,01%: 6139_LQ45 +0,66%: 851Pada perdagangan akhir pekan l...
16/08/2021

*PERMATA DAILY MARKET UPDATE*
*16/08/2021*

*DOMESTIK*🇮🇩
_IHSG -0,01%: 6139
_LQ45 +0,66%: 851

Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG bergerak bervariasi dan akhirnya ditutup melemah tipis. Aksi ambil untung yang dilakukan oleh investor dan terkoreksinya mayoritas harga komoditas menjadi sentimen negatif yang menekan pergerakan indeks.

Menguatnya indeks di bursa Wall Street, perkembangan Covid19 khususnya Jawa-Bali yang kian membaik dan terus berjalannya program vaksinasi nasional berhasil menjadi sentimen positif yang sempat membawa indeks ke zona hijau.

Sementara itu investor asing membukukan pembelian bersih ( foreign net buy ) sebesar 590,9 miliar di pasar reguler.

*GLOBAL* 🌎
_Dow +0,04% : 35,515_
_S&P500 +0,16% : 4,468_
_Nasdaq +0,04% : 14,822_

Indeks S&P 500 dan Dow Jones di bursa Wall Street USA belum selesai mencetak posisi all time high (posisi tertinggi sepanjang waktu) pada perdagangan akhir pekan ini. Kedua indeks acuan tersebut membatasi penguatan sehingga menguat secara moderat pada pekan lalu.

Indeks S&P 500 terus bergerak menguat di tengah situasi rilis data ekonomi yang beragam dan kurangnya konsensus di antara para pejabat the Fed tentang kapan harus mulai menerapkan tapering.

Kementerian Tenaga Kerja USA menyatakan data klaim pengangguran mencapai 375.000 per pekan lalu. Angka ini sejalan dengan estimasi para analis dan menurun untuk minggu ketiga secara beruntun. Sementara itu inflasi di tingkat produsen-- tidak termasuk pangan, jasa perdagangan dan komponen energi-- naik sebesar 0,9 persen di periode bulan lalu vs proyeksi naik sebesar 0,5 persen.

*OBLIGASI*📜
_US 10yr : 1.29_
_Indonesia 10yr : 6.379_
_Indonesia 20yr : 7.1_

*KOMODITAS* 🛢
_Emas : 1.779 / oz_
_WTI : 68.44 / brl_
_Brent : 70.59 / brl_

*VALAS* 💰
_USD/IDR : 14.385_
_EUR/USD: 1.1791_
_GBP/USD: 1.3863_
_AUD/USD: 0.7369_
_USD/JPY: 109.57_

Sumber: cnbcindonesia.com, bloomberg.com
_disclaimer apply_

_*Permata eWealth*_
Kini transaksi reksa dana & obligasi cukup _
Cukup lewat *PERMATA MOBILE X*
Click https://adobe.ly/3f7ntKj

PermataBank Wealth Management

CNBC Indonesia menyajikan berita terkini, riset, dan analisis mendalam seputar ekonomi, bisnis, pasar modal, bank, investasi, tech, dan ekonomi syariah.

12/08/2021

Selamat Pagi,
*Daily Market Update*
_*Kamis, 12 Agustus 2021_*

*GLOBAL*
Kemarin, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 0.62% ke level 35,484.97 dan kembali mencetak rekor terbarunya, sedangkan S&P 500 bertambah 0.25% ke level 4,447.7. Namun, indeks Nasdaq Composite ditutup melemah 0.16% ke posisi 14,765.13. Inflasi AS yang tercermin pada indeks harga konsumen (IHK) per Juli tidak berubah dari posisi Juni yaitu sebesar 5.4% (tahunan), atau sedikit di atas proyeksi ekonom yang memperkirakan angka 5.3%. Inflasi bulanan di level 0.5% atau sesuai ekspektasi pasar.

*ASIA*
Mayoritas bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Rabu (11/8), Indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 0,65% ke level 28,070.51, Hang Seng Hong Kong bertambah 0.2% ke 26,660.16, dan Shanghai Composite China naik 0.08% ke 3,532.62. Sedangkan Indeks KOSPI turun 0.7% ke level 3.220,62 dan Straits Times terkoreksi 0.85% ke 3,180. Bursa Asia cenderung mengikuti pergerakan bursa saham AS, setelah rencana paket infrastruktur senilai US$ 1 triliun disahkan oleh Senat AS. Paket tersebut, mencakup budget senilai US$ 550 miliar dalam pengeluaran baru untuk transportasi dan broadband.

*INDONESIA*
Perdagangan pasar modal domestik kemarin libur, namun IHSG pada perdagangan Selasa lalu ditutup melemah 0.64% ke level 6,088.41 keluar dari zona psikologis di 6.100. Bank Indonesia (BI) mencatat, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Juli 2021 menurun di posisi 80.2. Level ini berada di bawah posisi bulan Juni 2021 yang masih berada di area optimistis yakni 107.4.

*Thanks & Best Regards,*

*PERMATA DAILY MARKET UPDATE**12 Aug 2021* *DOMESTIK*🇮🇩_IHSG  -0.64% : 6088.40__LQ45 +0.07% : 832.33_IHSG kembali ditutu...
12/08/2021

*PERMATA DAILY MARKET UPDATE*
*12 Aug 2021*

*DOMESTIK*🇮🇩
_IHSG -0.64% : 6088.40_
_LQ45 +0.07% : 832.33_

IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan Selasa. Indeks saham acuan nasional tersebut ditutup melemah 39,046 poin ke level 6.088,41.

IHSG sempat ambruk 1,2% lebih, akan tetapi di sesi kedua koreksi IHSG terpangkas. Koreksi pada hari ini membuat IHSG kembali keluar dari zona 6.100, pasca pengumuman perpanjangan PPK Level 4 di Ibukota oleh Presiden Jokowi meskipun dilakukan pelonggaran.

Nilai transaksi hari ini turun cukup signifikan menjadi 12,7 triliun. Namun, investor asing kembali melakukan nett buy sebesar 2,9 miliar di pasar reguler.

Koreksi IHSG menjadi yang terburuk di tengah menguatnya sebagian bursa Asia Pasifik. Pemicunya adalah perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus 2021, terutama untuk wilayah Jawa dan Bali yang menyumbang 60% lebih perekonomian nasional.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi dalam keterangan pers virtual kemarin mengatakan PPKM Level 4 dilanjutkan meski terjadi penurunan kasus harian sebesar 59,6% dari puncak kasus di 21 Juli 2021.

Untuk wilayah di luar Jawa dan Bali, beberapa daerah yang memberlakukan PPKM Level 4 akan diperpanjang hingga 23 Agustus.


*GLOBAL* 🌎
_Dow Jones +0.62% : 35,484.97_
_S&P500 +0.25% : _4,447.70_
_Nasdaq -0.16% : 14,765.14_

Dow Jones dan S&P500 kembali ditutup memecahkan rekor all time high pada perdagangan hari Rabu, masing-masing di level 35,484.97 dan 4,447.70.

Labour department merilis angka CPI yg naik sebesar 5,4% yoy, dan 0,5% mom. Core inflation sendiri naik 4.3% yoy, sesuai dengan ekspektasi pasar.
Core inflation tidak memperhitungkan food & energy dan dianggap sebagai dasar perhitungan yang lebih stabil.

Jika used cars price terus declines seperti sekarang ini, akan semakin memperkuat teori the Feds bahwa inflasi kali ini masih bersifat transitory atau sementara, at least in some categories.

Dari FED talks, Kansas city Fed president dan Dallas Fed President semakin yakin bahwa tapering harus dilakukan dalam waktu dekat. Sementara Chicago rep, Charles Evans, opt for waiting longer. Evans sendiri merupakan voting member dari FOMC sementara Kansan dan Dallas president bukan voting members, namum posisi ini akan berubah di 2022.

Harga minyak turun dan kemudian pulih setelah Gedung Putih meminta OPEC dan sekutunya untuk meningkatkan produksi minyak. Hal ini untuk mendukung pemulihan global dari pandemi COVID-19.

Sebelumnya pada perdagangan Selasa, indeks Dow Jones dan S&P 500 mencapai rekor setelah Senat meloloskan RUU infrastruktur USD 1 triliun. Indeks acuan sentuh rekor itu meski jumlah kasus COVID-19 meningkat di Amerika Serikat dan dunia.


*OBLIGASI*📜
_US 10yr : 1.33_
_Indonesia 10yr : 6.31_
_Indonesia 20yr : 7.17_

*KOMODITAS* 🛢
_Emas : 1,745.55 / oz_
_WTI : 67,53 / brl_
_Brent : 69,88 / brl_

*VALAS* 💰
_USD/IDR : 14,328_
_EUR/USD : 1,1737_
_GBP/USD : 1,3854_
_AUD/USD : 0,7379_
_USD/JPY : 110,45_

Sumber: cnbcindonesia.com, bloomberg.com
_disclaimer apply_

_*Permata eWealth*_
Kini transaksi reksa dana & obligasi cukup _
Cukup lewat *PERMATA MOBILE X*
Click https://adobe.ly/3f7ntKj

PermataBank Wealth Management

09/08/2021

*BNP Paribas AM Weekly Wrap-up*
_9 Ags 2021_

Pasar saham Indonesia mengalami penguatan pada pekan lalu, dengan IHSG naik sebesar 2.20% WoW. IHSG bahkan menyentuh level psikologis 6.200, ditutup di level 6,203.43. Inflow dari investor asing mencapai USD17 juta dalam sepekan terakhir. Saham-saham di pasar regional sebagian besar flat cenderung negatif. Selain regulasi, investor khawatir akan kenaikan jumlah harian kasus baru Covid-19 di China.
Saham sektor finansial dan teknologi menjadi pendorong utama penguatan IHSG, dengan saham-saham berkapitalisasi besar juga unggul seiring tumbuhnya inflow investor asing. Saham berkapitalisasi besar yang direpresentasikan oleh indeks LQ45 _outperformed_ IHSG, dengan ditutup naik 2.56% WoW. BNPP Pesona _underperformed_ IHSG, dengan ditutup naik 1.53% WoW. BNPP SRI-KEHATI dan IDX30F _outperformed_ IHSG, dengan masing-masing ditutup naik 3.35%, dan 2.50% WoW.

Pasar obligasi Indonesia melanjutkan penguatan, didukung dari likuiditas bank yang melimpah dan berkurangnya tekanan jual, dengan indeks INDOBeX-G naik 0.25% WoW. _Yield_ INDOGB-10Y mengalami penurunan ke level 6.29% seiring juga penguatan Rupiah ke level IDR14,353/USD. Reksa Dana BNPP Prima II _trailing_ penguatan indeks obligasi, dengan ditutup naik 0.14% WoW.

_*Global shakers and movers.*_

*US job growth accelerated in July by the most in almost a year and the unemployment rate declined.* Laporan non-farm payrolls (NFP) AS bulan Juli-21 menunjukkan penambahan 943.000 pekerjaan vs perkiraan sebesar 870.000, dengan angka pengangguran turun (dibawah estimasi), ke 5.4%. Ekonomi terlihat melanjutkan ekspansi yang kuat meskipun ada kekhawatiran varian virus delta, seakan mengabaikan isu tersebut, _reopening restrictions_ London, AS dan Kanada tetap berjalan. S&P500 mengalami _record high_ kembali, naik 0.94% WoW ke level 4,436.52.

*Biden’s USD550 billion new spending infrastructure is on-going agenda.* Estimasi IMF, semua _massive stimulus_ AS menjamin pertumbuhan yang akan lebih kuat daripada negara maju lainnya tahun ini dan tahun depan.
Reksa dana BNPP Cakra Syariah USD masih sangat menarik dengan OW di emiten siklikal seiring dengan pemulihan ekonomi, emiten yang mampu _pass on_ kenaikan inflasi, dan emiten dengan skor ESG tinggi dalam mengantisipasi volatilitas yang ada di pasar.

*Tencent dan juga saham-saham perusahaan _game_ lainnya tertekan oleh kekhawatiran sektor game akan diregulasi oleh otoritas China berikutnya.* Media Pemerintah China menyebut game online sebagai _o***m_ bagi anak-anak dibawah umur. Berita tersebut menggerus nilai kapitalisasi pasar Tencent hingga USD60 miliar.

_*What’s on the front yard?*_

*Indonesia exits recession with 7% GDP growth in Q2.* Angka tersebut di atas ekspektasi pasar sebesar 6,7% yoy, tetapi sejalan dengan perkiraan pemerintah sebesar 7%. Peningkatan PDB di 2Q21 konsisten dengan peningkatan mobilitas dan tren positif PMI yang meningkat ke 55,3 pada Juni-21 vs 53,2 pada Maret-21.
Meskipun demikian, pertumbuhan 3Q21 diproyeksikan melambat seiring pembatasan mobilitas pada Juli-Agustus 2021 sebagai akibat dari meningkatnya kasus Covid-19. Angka PMI pada Juli-21 turun menjadi 40,1. Pemerintah juga telah merevisi turun perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2021 dari kisaran 4.3 – 5.1% menjadi 3.7 – 4.5%. Dengan asumsi tidak ada pembatasan mobilitas lebih lanjut setelah bulan Juli dan Agustus, kisaran pertumbuhan diestimasi kembali ke _range_ sebelum Covid-19 untuk 3Q21 dan 4Q21.

*US banned investment on 59 China entities.* Dari survei analis global, semakin banyak investor yang underweight posisi China dan _shifting_ ke ASEAN. Indonesia dengan keberadaan Bukalapak dan calon emiten teknologi lainnya, menjadi alternatif yang menarik. Debut Bukalapak mengalami kenaikan saham 25% dengan _massive bids_ hingga IDR23triliun.

*Foreign inflow, more to come?* Investor asing membukukan inflow ~Rp11tr dalam ekuitas dan obligasi ~Rp13tr, dalam kurun 3-bulan terakhir. Jumlah infeksi baru kasus harian Covid-19 yang mulai mereda ke angka 30.000 kasus/hari, gencarnya program vaksinasi yang membuka peluang pelonggaran PPKM, dan rilis kinerja yang membaik dari perusahaan di bursa, _turut menjadi support tambahan _ bagi masuknya _inflow_ asing.

_*Key events this week*_
*Mon (9 Ags)*: FX Reserves; ID ConsumerConfidence (prev: 107.4; cons: 107); Aramco, TLKM, FREN, TOWR 2Q21 earnings.
*Tue (10 Ags)*: ID Retail Sales (prev: 14.7%; cons: 10%); INKP, Softbank 2Q21 earnings.
*Wed (11 Ags)*: US CPI MoM (prev: 0.9%; cons: 0.5%); German CPI (prev: 0.4%; cons: 0.9%).
*Thu (12 Ags)*: US PPI MoM (prev: 1%; cons: 0.6%).
*Fri (13 Ags)*: US Export/Import (prev: 1.2%/1%; cons: 0.8%/0.6%); China FDI; INDF 2Q21 earnings.

Source: Bloomberg, Reuters, Investing, BNP Paribas Asset Management
DISCLAIMER ON

Address

Bandung
40272

Telephone

+6283159700039

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cahaya Sukes posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cahaya Sukes:

Share