28/08/2012
Jendri Pitoy Kecewa
Keputusan Manajemen
Persib
BANDUNG, TRIBUN - Jendri
Pitoy tak terlalu khawatir
dengan masa depannya,
meski tak diperpanjang
Persib Bandung. Dia
menganggap itu hak
manajemen:
memperpanjang atau
memutus kontrak pemain.
"Tidak masalah bagi saya.
Itu haknya manajemen,"
kata Jendri kepada
wartawan melalui pesan
singkatnya, Selasa (28/8)
malam.
Namun, lanjut Jendri, ia
mengaku kecewa dengan
cara manajemen yang tidak
mempertahankan. "Kalau
saya tidak cari tahu sendiri,
saya tidak akan dikabari.
Padahal di media sudah
heboh bahwa manajemen
sedang mencari pengganti
saya," katanya.
Selain itu, ia juga mengaku
kecewa dengan hasil
evaluasi yang menilai
seringnya gawang Persib
yang bobol karena
kesalahannya. "Hal itu yang
bikin saya sangat kecewa
dengan pernyataan dari
berbagai pihak yang dikutip
media mengenai kebobolan
49 gol, seluruhnya
kesalahan saya. Ya kalau
memang mengerti sepak
bola yang bagus, dia bisa
melihat kejadian
bagaimana terjadinya
semua kebobolan itu,"
tulisnya.
Ia juga mengakui, bahwa
kadang kala dirinya
bermain kurang maksimal.
Namun, menurutnya, hal itu
juga terjadi pada setiap
pemain.
"Saya juga pernah
melakukan kesalahan
namun di balik itu saya juga
kecewa dengan penilaian
keseluruhan kesalahan
saya," ujar mantan pemain
Persija Jakarta ini.
Meski kecewa dengan sikap
manajemen, ia sendiri tetap
berharap agar Persib bisa
meraih juara di tahun ini
dengan pelatih yang baru
dengan strateginya dan
dengan pergantian pemain-
pemain baru.
"Yang dibutuhkan Persib itu
kekompakan. Baik dari
pemain, pelatih maupun
manajemen agar bisa
menjadi tim yang solid.
Bukan perombakan besar-
besaran dengan penilaian
yang salah terhadap
pemain-pemain
sebelumnya," katanya.
Setelah tidak lagi di Persib,
Jendri sendiri mengaku
sudah ditawari klub lain.
"Nanti saja setelah kontrak
saya berakhir, tanggal 15
September, saya kasih
kabar saya gabung di klub
mana," katanya.
farida